www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws

Glittery texts by bigoo.ws


JAGA HATI JAGA DIRI RAIH RIDHO ILAHI











Orang yang Bijak ialah orang yang memandang suatu masalah dari berbagai segi dan menyelesaikannya tanpa ada rasa emosi dan senantiasa berbaik sangka pada Allah bahwa yang terjadi ini adalah yg terbaik buat kita menurut Pandangan Allah

Bendahara muslim yang Amanah kerja sempurna dan senang hati termasuk bersedekah


Pertolongan Allah itu hanya akan datang kepada Orang yang taat pada Allah, banyak bertaubat dan banyak menolong orang lain

Kesuksesan termahal bagi seseorang bukan pada apa yg di raihnya namun pada jiwa yang Ridho dengan apapun yang di berikan Nya


kelembutan Hati sangat di butuhkan untuk mengubah akhlak seseorang, Iman seseorang sangat berimbang dengan akhlak nya


sikapi setiap masalah dengan arif, Bijak, santun dan dewasa, selesaikan masalah dengan benar, tepat, terukur, terhormat, bermartabat dan dapat di pertanggung jawabkan dunia akhirat kepada Nya

Tidak ada penghinaan yg membuat kita sengsara juka kita jadikan hal itu sebagai ladang amal untuk meningkatkan keluliaan dengan Memaafkan dan sabar


Menyadari kekurangan , Mengevaluasi kesalahan menjadi langkah awal menuju kesuksesan

Ilmu yang menjadi penyelamat dan peningkat ketaqwaan adalah ilmu yang mendorong seseorang pada kebaikan hati dan Amal




Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Sahabatku:

Reni 1
Reni 2
Dyan
Han
Mas Nanang
Jaka
Mbak Tika
Mamad
Mila









rss feed



Tuesday, October 03, 2006
Menuju Cahaya Allah

Oleh: Ummu Ghaida Muthmainnah (Teh Ninih)

Bissmillahirahmanirrahiim

Sahabat, apa yang terlintas ketika berbicara seputar wanita? banyak hal
bukan?, meskipun identiknya dengan makhluk lemah, suka mendramatisir
keadaan, rentan rasa, banyak masalah, tapi siapa takut? Tidak apa-apa
kita identik dengan kondisi-kondisi tadi sejauh Allah dalam jiwa.

Melihat sifat-sifat wanita yang tadi tampaknya sesama muslimah harus
dan senang ditemani, karena muslimah itu rentan yaitu lemah, karena
feminimnya, sensitifnya, sehingga buat orang satu hal bukan masalah tapi
buat dia bisa jadi sudah nangis bombay, sudah sedih sehingga membuat
murung. Kadang karena berlebihannya perasaan seorang muslimah, menjadikan
waktu yang sebenarnya berharga dengan keindahan  Allah menjadi sirna. 

Kalau lagi bete, jutek, sebel, sakit hati, dikecewakan dan dalam
menanti si dia yang tak kunjung datang seolah Allah tidak berpihak, sudah
tahajjud, shaum senin kamis, shaum daud, kok Allah tidak berpihak juga ya,
pernah tidak seperti itu? Nah jadi kita ini bukan saja harus menyadari,
namun juga harus bertanya pada diri sendiri, hidup ini buat apa?
jawaban yang tepat untuk ibadah bukan? sebagaimana firman Allah dalam surat
Adz-Dzariyaat:56 yang artinya "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka menyembah (ibadah) kepada-Ku".

Kalau begitu tidak ada alasan untuk bersedih, apalagi setelah kita
merenungi hadits Rasulullah SAW yang kutipannya seperti ini, bahwa Allah
sedang memilih kepada siapa cinta-Nya akan diberikan, kemudian Allah akan
menguji hambanya dengan memberi cinta-Nya apabila hambanya dapat sabar
dalam cobaannya itu Allah akan memilihnya untuk memberikan cinta-Nya
dan apabila dia ikhlas, maka Allah akan menggugurkan dosa-dosanya dan
ridho Allah ada beserta hambanya yang ridho dan ikhlas. Jadi kalau lagi
susah hati itu bukan berarti Allah tidak berpihak, kenapa? karena Allah
sedang menguji kita dalam keadaan tidak berkenan, tidak enak, tidak
menyenangkan, cinta kita kepada Allah harus tetap tinggi. Adanya kesedihan
yang muncul, adanya fikiran kondisi tersebut karena Allah tidak
berpihak, jangan sampai membuat kita larut didalamnya, kenapa? karena kalau
dalam keadaan begitu Allah memanggil kita kemudian wafat, kita bagaimana?

Dalam arti mengapa kita tidak melihat kenikmatan dan kebesaran Allah
yang banyak jauh lebih banyak disekeliling kita. Kebiasaan kita hanya
fokus pada masalah yang satu itu, padahal Allah sangat mengagungkan kaum
perempuan, bahkan Allah telah menyiapkan surga khusus untuk kaum wanita,
yaitu surga Allah yang ke lima, yang saat ini sudah dihuni oleh Fatimah
az Zahra, Siti Hawa, Siti Asiyah yang walaupun suaminya telah berlaku
dzalim padanya Siti Asiyah tetap taat pada suaminya dalam hal-hal yang
tidak bertentangan dengan akidah sampai Siti Asiyah memohon dalam doanya
kepada Allah, "Ya Rabb, jika Engkau tidak memberikan surgaku didunia
ini maka berikanlah surga-Mu di akhirat kelak", sehingga terwujudlah
sekarang bermukim di surga kelima, pada saat Nabi mi'raj, terlihat di sana
Jibril menjelaskan pada Nabi bahwa inilah tempat wanita yang ada di
dunia sebagai balasan perilaku baiknya didunia, semua kembali pada kita
apakah kita mampu qonaah atau tidak dalam menerima qada dan qadar dari
Allah SWT.

Siapa yang wajahnya jutek itu berarti kalbunya tidak sehat, katanya
yakin Allah ada, sholatnya rajin, tapi sholatnya, ngajinya, asmaul
husnanya tidak menetes ke kalbunya, itu namanya asbun (asal bunyi), dzikirnya
kejar setoran, istighfar itu harus tertembak ke yang kita maksud, jadi
seorang kalbu muslimah, jika ia kuat tertetes oleh Rabbani nya Allah,
apapun yang menyerang dia, dia bertahan untuk bisa  meraihnya. Kita
harus mampu membaca apa  yang diinginkan Allah, bukan yang diinginkan diri
supaya kecewa. Bukankah Allah SWT sudah berfirman"….Boleh jadi kamu
membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu
menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui".

Hal lain yang tidak jarang membuat kita kecewa karena tidak terwujud
kebahagaiaan pada saat yang diharapkann, rentannya seorang muslimah di
situ kalau dia terkecewakan dia runtuh sehingga banyak melakukan
sensasi-sensasi. Ingatlah permasalahan demi permasalahan tidak akan pernah
selesai sampai akhir hayat kita, baik mulai dari tingkat kita sampai
ketingkatan ulama sekalipun past akan mengalami jatuh bangun dengan segudang
permasalahan pada tingkatannya masing-masing, oleh karena itu betapa 
penting seorang muslimah untuk senantiasa riyadhoh (latihan) agar
kekuatan mentalnya dalam setiap kekecewaan bukan hanya terobati tetapi dapat
menjadi kokoh dan tegar dalam bersikap.

Tips untuk menghindari kekecewaan:

Pertama, jangan sekali-sekali menargetkan apa yang kita mau, selalu
dalam segala hal harus ada judul didepannya yaitu dengan kata "Insya
Allah", Kalau Allah ridho akan keinginan kita mudah-mudahan tercapai, kalau
tidak jangan memaksakan karena tidak akan terwujud, senantiasa qonaah
dan ikhlas. Kalau banyak keinginan siap-siap untuk kecewa, kalau sudah
kecewa susah, menjeritlah hanya kepada Allah, Allah itu bisa menjadi
sahabat, sampaikan kepada Allah segala keluh kesah kita, hanya kepada
Allah dengan sepenuh keyakinan,  kenapa? karena yang membuat rasa itu
Allah, yang membuat senang juga Allah. Kita ikhtiar maksimal tetapi Allah
yang memutuskan, kalau kalbu kita tertuntun pada saat marah, marahnya
tidak akan lama, kata "Insya Allah" ini aplikasi dari sebuah tawakal
kepada Allah.

Kedua, harus haqul yakin kepada Allah, contoh sudah taaruf, sudah
menentukan hari pernikahan, tiba-tiba ada sesuatu hal yang menyebabkan
batalnya pernikahan itu, kita harus membacanya sebagai pertolongan Allah.

Ketiga, kita harus pasrah, tawakal kepada Allah,.berpikir positif terus
sehingga menuju cahaya Allah, kalau tujuannya sebatas mendapatkan
seseorang, tentu akan berakhir setelah di dapat, kalau tidak dapat kecewa,
tapi kalau tujuannya menuju cahaya Allah bisa dipastikan tidak akan ada
kekecewaan karena itulah tujuan sesungguhnya dan tujuan sebenarnya,
kalau hal ini sudah hadir di hati luar biasa indahnya.

Segala puji bagi Allah, karena kebesaran-Nya kita bisa menghujamkan
pinta seorang hamba ini ke dalam kalbu kita, Insya Allah bermanfaat.


"Allahu Rabbi, aku minta izin bila suatu saat aku jatuh cinta, jangan
biarkan cinta untuk-Mu berkurang, hingga membuat lalai akan adanya
Engkau. Allahu Rabbi, aku punya pinta bila suatu saat aku jatuh cinta,
penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas biar rasaku
pada-Mu tetap utuh. Allahu Rabbi, izinkanlah bila suatu saat aku jatuh
cinta pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu dan
membuat semakin mengagumi-Mu".

"Allahu Rabbi, bila suatu saat aku jatuh cinta, pertemukanlah kami,
berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu, Allahu Rabbi,
pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh cinta jangan pernah Kau
palingkan wajah-Mu dariku anugerahkanlah aku cinta-Mu, cinta yang tak pernah
pupus oleh waktu".      


Sahabat yang dimuliakan Allah, Rabi'ah al Adawiyah, hanya merindukan
Allah selama hidupnya, Rasulullah berkata, jika ada seseorang yang datang
bermaksud meminangmu, maka bukan ummatku kalau tidak mengikuti
sunnahku, tapi bagi yang tidak berkesempatan jangan pernah khawatir karena
sudah pasti Allah mempunyai rahasia dibalik semuanya.

Kalbu seorang muslimah langkahnya bisa berkata tanpa berkata,
perilakunya bisa dibaca oleh orang lain, indah kalbunya indah pula kata-katanya,
atau justru sebaliknya, maka jika ingin hidup ini indah jadikanlah
cahaya Allah sebagai tujuan kita, karena Allah begitu indah dan
keindahannya akan terbiasa kepada kita jika Dia menghendaki.. Wallahualam bishawab



Posted at 11:54 pm by eniken

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry